0%

https://ptdisabilunnajah.com/wp-content/uploads/2021/04/services-head-1.png

Pengasuhan

Memulai Dengan Bismillah
Pesantren Tahfizh & Dirsah Islamiyah Sabilunnajah
Fondasi Bangsa Yang Kuat Adalah Generasi Berilmu Dan Beriman
divider
Pengembangan Akhlak

Pengembangan akhlak santri merupakan salah satu proses penting pendidikan yang bertujuan agar

PENGEMBANGAN AKHLAK SANTRI

Pengembangan akhlak santri merupakan salah satu proses penting pendidikan yang bertujuan agar santri memiliki akhlak yang baik dalam kaitannya akhlak terhadap Allah, akhlak terhadap sesama manusia dan akhlak terhadap makhluk Allah yang lainnya. Kebiasaan-kebiasaan yang dikembangkan ini prosesnya wajib dilaksanakan secara integrasi,  istiqomah dan kesungguhan pada saat belajar di kelas, berbagai kegiatan santri di asrama, di rumah maupun di masyarakat. Kebiasaan-kebiasaan tersebut antara lain:

  1. Ta’at dan giat dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rosulullah
  2. Menjaga adab dan akhlakul karimah dengan:
  • Menunjukan adab yang baik terhadap guru dan karyawan pesantren, orang tua, dan teman
  • Menjalankan adab-adab   islam    mulai    dari      bangun      tidur   hingga  tidur kembali  dalam kehidupan keseharian
  • Menjaga hak dan kewajiban sesama muslim
  • Bertegur sapa dan menebar senyum kepada yang lain dengan tetap  menjaga adab sebagai   seorang muslim
  • Meminta maaf ketika melakukan salah dan memberikan ma’af  jika ada   yang berbuat salah
  • Mengucapkan kalimat thoyyibah ketika mendapatkan bantuan orang lain
  • Jujur dalam berkata kepada semua orang dan ketika berada di mana pun
  1. Disiplin dalam kehidupan sehari-hari:
  • Menjaga kebersihan, penampilan dan kerapihan diri sendiri
  • Menjaga ketertiban, kebersihan dan keindahan lingkungan kelas, asrama, dan lingkungan ma’had
  • Menjalankan tata tertib dan peraturan yang telah ditetapkan oleh ma’had
  • Disiplin dalam hal waktu, mengikuti setiap kegiatan ma’had sesuai dengan waktunya
  1. Menunjukan semangat menuntut ilmu
  2. Belajar bertanggung jawab:
  • Melaksanakan kewajiban sebagai santri dengan baik
  • Menghargai hak orang lain
  • Mengakui kesalahan dan mengganti kerugian orang lain yang diakibatkan perilaku diri sendiri
  1. Ikhlas dan berlapang dada, dengan:
  • Menyadari bahwa kehidupan ini pada hakekatnya adalah ibadah
  • Menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginan diri sendiri
  • Mengerjakan segala sesuatu tanpa selalu mengharapkan imbalan dari orang

Hak & Kewajiban

Hak dan kewajiban santri selama menjadi peserta didik di Pesantren Tahfizh & Dirasah Islamiyah Sabilunnajh

HAK DAN KEWAJIBAN

A. Hak Santri

  1. Santri berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran baik formal ataupun non formal dari pihak pesantren.
  1. Santri berhak menggunakan fasilitas pendidikan yang ada di lingkungan pesantren sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku.
  2. Santri berhak mendapat bimbingan dan pengarahan dari guru di lingkungan pesantren sesuai ketentuan yang berlaku.

 

B. Kewajiban santri

  1. Santri wajib mengetahui dan mentaati peraturan yang ditetapkan oleh  pesantren dengan baik
  2. Santri wajib mengikuti semua kegiatan dan program yang telah ditetapkan oleh pesantren dengan baik.

Pakaian Dan Penampilan

Santri diwajibkan berpakaian dan berpenampilan sesuai dengan syari'at yang telah ditetapkan dalam islam

PAKAIAN DAN PENAMPILAN SANTRI

Santri diwajibkan berpakaian dan berpenampilan sesuai dengan syari’at yang telah ditetapkan dalam  islam

 

PAKAIAN

A. Pakaian saat jam sekolah

Santri wajib mengenakan pakaian sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pesantren

B. Pakaian di luar jam sekolah

Santri Ikhwan 

  1. Memakai celana yang menutup aurat dan tidak boleh isbal
  2. Celana dan lengan baju tidak digulung.
  3. Celana tidak disobek, dijahit cutbray atau ketat
  4. Dilarang mengenakan pakaian yang bergambar mahluk hidup dan jersey (kecuali yang telah diizinkan oleh ma’had)
  5. Menggunakan baju koko dan peci ketika izin keluar ma’had
  6. Dilarang menggunakan celana berbahan jeans
  7. Dilarang Menggunakan pakaian yang israf (harganya berlebihan contoh; sepatu, baju, jaket dan lain lain).

 

Santri Akhwat

  1. Selama di luar kamar, santri wajib memakai gamis, kerudung panjang dan berniqob  dengan warna yang  tidak mencolok dan berkaos kaki
  2. Saat di dalam kamar, santri tidak boleh memperlihatkan aurat kepada teman yang lain (untuk lengan baju harus menutupi siku, dan untuk celana harus menutupi betis)
  3. Dilarang mengenakan pakaian yang bergambar makhluk hidup dan yang bersifat ashobiah
  4. Tidak mengenakan pakaian yang berlebihan
  5. Lengan baju tidak digulung
  6. Tidak boleh menyingkap kerudung ke pundak
  7. Panjang kerudung harus menutupi hingga paha, tidak diperbolehkan memakai kerudung segi empat, berbahan kaos, pashmina, dan berbahan jersey.

 

C. Pakaian Shalat

Pakaian Ikhwan

  1. Santri diutamakan memakai gamis putih dan berpeci
  2. Santri dianjurkan memakai wangi-wangian

 

Pakaian Akhwat

Berpakaian shalat sesuai dengan tuntunan syari’at

 

PENAMPILAN

Santri Ikhwan

  1. Santri diwajibkan berpenampilan sesuai dengan syari’at islam
  2. Santri dilarang:
  1. Berkuku panjang
  2. Mewarnai rambut
  3. Bertato
  4. Tidak Berambut panjang
  5. Rambut tidak berkucir dan tidak qaza’
  6. Tidak Tasyabuh, seperti: memakai kalung, anting , gelang dan sebagainya.

 

Santri Akhwat

A. Santri diwajibkan berpenampilan sesuai dengan syari’at islam

B. Santri dilarang :

  1. Berkuku panjang
  2. Mewarnai rambut
  3. Bertato
  4. Memakai cat kuku yang sifatnya tidak tembus air
  5. Memakai perhiasan atau aksesoris yang berlebihan
  6. Memakai make-up yang berlebihan
  7. Memakai minyak wangi
  8. Melukis tangan dengan hena atau bahan yang lain
  9. Rambut tidak boleh menyerupai laki-laki

 

LAUNDRY

  1. Dalam mencuci baju santri diberikan pilihan untuk mencuci sendiri atau loundry
  2. Santri yang pakaiannya dilaundry diharuskan untuk laundry di AMI laundry atau SN laundry

Kegiatan Harian

Santri wajib untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang telah ditentukan jenis dan waktunya oleh Pesantren

KEGIATAN HARIAN SANTRI

  1. santri wajib untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang telah ditentukan jenis dan waktunya  oleh Pesantren
  2. Berikut waktu-waktu kegiatan santri hari Senin s/d Sabtu :
No Waktu Jenis Kegiatan
1 03.30 – 04.00 Bangun tidur
2 04.00 – Shalat Shubuh qiyamul lail, tahfidz Al Qur’an, dan persiapan shalat shubuh
3 Shalat Shubuh-06.00 Tahfidz al-Qur’an
3 06.00 -07.00 Mandi, sarapan dan persiapan sekolah
4 07.00 – 12.00 Tahfizh KBM
5 12.00 – 13.00 Shalat dzuhur, makan siang dan pelajaran peminatan
6 13.00 – 14.30 Qoilulah, istirahat dan  shalat ashar
7 14.30-ashar Bangun dan persiapan shalat ashar
8 Ba’da Ashar – 16.15 Tahfidz al-Qur’an
9 ba’da tahfidz – 17.00 Istirahat, olahraga
10 17.00 – shalat Maghrib Mandi, makan sore dan persiapan shalat magrib
11 Ba’da shalat Maghrib – Isya Tahfizh al-Qur’an
12 Ba’da Isya – 21.30 Belajar mandiri
15 21.30 santri diharuskan ke asrama
16 21.30 – 03.30 Istirahat, tidur malam

 

Catatan:

  1. santri diharuskan tiba di mesjid untuk sholat berjam’ah paling lambat sebelum adzan berkumandang (khusus shubuh paling lambat 15 menit sebelum adzan berkumandang)
  2. Untuk waktu dan kegiatan yang keluar dari ketetapan di atas, akan ditetapkan dan diberitahukan kemudian.
  3. Jadwal kegiatan hari ahad sebagai berikut:
No Waktu Jenis Kegiatan
1 03.30 – shalat Shubuh Bangun tidur, qiyamul lail, dan persiapan shalat shubuh
2 Ba’da shalat Shubuh – 06.00 Kegiatan Lughah : hiwar, game lughah, dll
3 06.00 -08.00 Olah Raga, Kerja bakti
4 08.00 – 09.30 Perizinan Keluar Ma’had (ikhwan)
5 09.30 – Ashar Istirahat, shalat dzuhur, makan siang, qoilulah, dan shalat ashar
7 Ba’da Ashar – 17.00 Perizinan keluar ma’had (akhwat)
8 17.00 – shalat Maghrib Mandi, makan, dan persiapan shalat maghrib, shalat maghrib
9 Ba’da shalat Maghrib – Isya Tahfizh al-Qur’an
12 Ba’da Tahfizh al-Qur’an– 21.30 Belajar mandiri
13 21.30 santri diharuskan ke asrama
14 21.30 – 04.00 Istirahat, tidur malam

Kedisiplinan

Berikut beberapa aturan berkenaan dengan kedisiplinan, ketertiban dan kebersihan santri yang wajib diikuti oleh seluruh santri

KEDISIPLINAN, KETERTIBAN DAN KEBERSIHAN

Berikut beberapa aturan berkenaan dengan kedisiplinan, ketertiban dan kebersihan  santri yang wajib diikuti oleh seluruh santri, aturan tersebut diantaranya:

 

Kedisiplinan, Ketertiban dan Kebersihan

  1. Tidak melakukan perbuatan asusila
  2. Selama menjadi santri tidak diperkenankan untuk menikah
  3. Membentuk jadwal piket asrama yang secara bergiliran bertugas melaksanakan dan menjaga kebersihan dan ketertiban Tim piket asrama bertugas :
    • Membersihkan dan merapikan area di lingkungan asrama
    • Menjaga keamanan di lingkungan asrama, termasuk di dalamnya melarang santri untuk masuk asrama tanpa adanya kepentingan pada waktu belajar.
    • Mengisi check list piket asrama terlampir
  4. Setiap santri berkewajiban untuk menjaga kebersihan mesjid, ruangan  kamar tidur,  halaman sekolah, taman, asrama, kamar mandi  dan lingkungan pesantren lainnya
  5. Setiap santri wajib menjaga suasana nyaman untuk belajar di sekitar lingkungan pesantren.

 

Uang Jajan

 Tidak berlebihan dalam menggunakan Uang jajan

  1. Uang jajan dengan jumlah berlebih sebaiknya dititipkan sebagai tabungan santri

 

Absensi

  1. Untuk menunjang pelaksanaan pendidikan pengajaran sebagaimana mestinya dan sesuai dengan apa yang diharapkan, maka diberlakukan sistem absensi dan hukuman bagi seluruh santri.
  2. Absensi terbagi atas 3 (tiga) kategori:
    • Izin, apabila ada surat izin dari pihak yang terkait
    • Sakit, apabila dibuktikan dengan surat keterangan sakit dari qism shihah
    • Alpha, apabila tanpa keterangan.

 

Prosedur Kunjungan dan Perizinan Keluar Pesantren

Izin keluar ma’had tanpa wali santri

  1. santri diperbolehkan izin keluar ma’had dengan area di sekitar ma’had (akhwat : Perumahan Griya  Cempaka Arum)   dengan berkelompok minimal 2 santri
  2. Bagi santri yang rumahnya di lingkungan sekitar ma’had, tidak diperbolehkan pulang ke rumahnya tanpa seizin Kepala Pengasuhan/Kepala Asrama
  3. Dalam keadaan tertentu, santri dapat keluar setelah mendapat izin dari kepala bidang keasramaan/Kepala Pengasuhan
  4. Waktu perizinan:

Santri ikhwan

Ahad:  08.00-09.30 WIB

 

Santri Akhwat

Rabu: Setelah tahfidz – 17.00

Ahad:  Ba’da ashar – 17.00 WIB

 

Teknis Perizinan

    1. santri menyerahkan kartu izin kepada piket kesantrian lalu diberi stempel pada tangannya.
    2. Pada waktu kembali ke area ma’had kartu izin diambil kembali dari kantor kesantrian.

 

Perizinan kunjungan dan perizinan keluar ma’had bersama orang tua/ wali santri

  1. Perizinan kunjungan dan keluar bersama orang tua/wali hanya diperbolehkan 1 kali dalam sebulan dengan pilihan waktu pekan pertama atau pekan terakhir setiap bulannya
  2. Saat kunjungan atau saat akan mengajukan perizinan keluar ma’had orang tua/wali santri diharuskan mengetahui perkembangan hafalan al-Qur an santri dengan menyimak setoran hafalan al-qur’an anaknya sebanyak minimal 0.5 Juz hafalan terakhir anaknya
  3. Pada saat kunjungan, tidak diperbolehkan bagi orang tua untuk meminjamkan HP, Laptop, I-pad, netbook, MP3, dan barang sejenisnya kepada anaknya atau santri yang lainnya
  4. Waktu meminta izin sampai jam 11.00, sedang waktu keluar santri bersama wali pukul 08.00-17.00
  5. Teknis perizinan keluar:
  • santri beserta walinya datang ke piket kesantrian meminta form setoran hafalan santri bersama orang tua
  • Orang tua/wali santri menyimak setoran hafalan al Qur’an anaknya dan menilai kemudian menuliskannya pada form setoran hafalan santri bersama orang tua
  • Orang tua/wali santri menyerahkan kartu identitas santri dan form setoran hafalan santri bersama orang tua untuk diberikan stempel sebagai tanda diperbolehkan izin keluar
  • Orang tua/wali santri menulis perizinan keluar pada buku rekap perizinan keluar santri
  • Form dan tanda stempel diperlihatkan ke petugas security
  • Ketika keluar Ma’had, santri ikhwan diharuskan menggunakan peci dan baju koko
  • Pada waktu kembali ke area ma’had orang tua/wali santri mengambil kartu identitas santri di kantor kesantrian

6. santri tidak diperbolehkan izin keluar dengan orangtua teman.

 

Perizinan Pulang

  1. Santri diperbolehkan izin pulang dengan alasan sebagai berikut:
    • santri sakit parah, dan direkomendasikan pulang oleh Kepala Pengasuhan/Kabid Keasramaan
    • Ada keluarga dekat (orangtua, saudara kandung dan kakek nenek) yang sakit parah
    • Ada keluarga dekat (orangtua, saudara kandung dan kakek nenek) yang meninggal
    • Mengantar orang tua ibadah haji/umrah
    • Pernikahan saudara dekat (orangtua, saudara kandung dan paman bibi)
    • Santri beribadah haji/umrah dengan terlebih dahulu meminta izin sebelum mendaftar haji/umrah
  2. Santri pulang dengan meminta surat izin pulang dari kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan dan   mengembalikannya  ke kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan  apabila telah kembali ke ma’had
  3. Tidak diperbolehkan bagi santri pulang atau menginap selain karena keperluan tersebutdi atas.

 

Jadwal Telepon santri

  1. Santri tidak diperbolehkan membawa handphone
  2. Jadwal telepon santri adalah hari ahad pukul 10.00 – Ashar

 

Penghargaan santri Berprestasi

  1. Untuk meningkatkan mutu dan mendorong kemampuan serta semangat santri maka akan diberikan penghargaan kepada santri berprestasi.
  2. Pemberian penghargaan kepada santri yang berprestasi ditentukan oleh kebijakan dan kondisi Pesantren

 

Pembatalan Penghargaan santri Berprestasi

Penghargaan dapat dibatalkan sewaktu – waktu karena sebab:

  1. Melakukan pelanggaran berat ( SP 3)
  2. Tidak mengikuti seluruh program PTDI hingga selesai (3 tahun)

 

Barang yang Dilarang Dibawa Ke Ma’had

  1. Barang-barang elektronik : TV, Radio, laptop, kamera, MP3, Flash disk, MP4, walkman, smartwacth dll
  2. Mainan dalam bentuk apapun kartu, catur, monopoly, rubik, yoyo, boneka, dll
  3. Buku-Buku yang tidak bermanfaat seperti : Novel, Komik, Poster, majalah HP dan sebagainya
  4. Photo-photo
  5. Perhiasan berlebihan
  6. Make up yang berlebihan
  7. Uang berlebihan (uang jajan dititipkan di bendahara pesantren)
  8. Untuk akhwat tidak boleh membawa parfum
  9. Kartu ATM, kartu kredit, dan kartu keanggotaan
  10. Hewan peliharaan
  11. Sepeda, scooter, sepatu roda dll.

Larangan & Sanksi

Berikut adalah larangan-larangan, pelanggaran dan sanksi yang berlaku, aturan ini sedang dalam tahap revisi

LARANGAN, PELANGGARAN DAN SANKSI

Larangan-Larangan

  1. Membuang sampah tidak pada tempatnya
  1. Mencoret-coret dinding bangunan, pagar sekolah, perabotan dan peralatan   sekolah lainnya
  2. Berkelahi dan membully baik perorangan maupun kelompok di dalam maupun di luar pesantren
  3. Berbicara kotor, kasar, mengumpat, bergunjing, menghina atau menyapa sesama santri dan warga pesantren dengan panggilan atau sapaan yang tidak senonoh
  4. Membawa barang ke kelas yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar
  5. Berpacaran baik antara sesama jenis maupun lawan jenis
  6. Mencontek pada saat ulangan maupun ujian semester. Jika mencontek maka lembar jawaban disobek dan diberikan nilai 0 (nol) pada mata pelajaran yang diujikan tersebut
  7. Membawa, membaca, mengedarkan, bacaan, gambar, sketsa yang berbau pornografi
  8. Merokok, meminum minuman keras, mengedarkan dan mengkonsumsi obat psikotropikadan obat terlarang lainnya
  9. Memberikan nama angkatan secara khusus seperti nama angkatan dalam bahasa latin.
  10. Bercanda dengan berlebihan yang menjurus ke perbuatan asusila dan yang melanggar syar’i
  11. Melanggar peraturan dan tata tertib yang telah dijelaskan pada pasal-pasal di atas
  12. Melakukan perbuatan-perbuatan lainnya yang dilarang dalam syari’at islam

 

Sanksi-Sanksi

  1. Pelanggaran berat.
    • Skorsing
    • Dikembalikan ke orang tua dan denda
    • SP (surat peringatan) : SP III
  1. Pelangaran Sedang
    • SP ( Surat Peringatan ) : SP I dan SP II
    • Penggantian (Apabila merusak sarana dan prasarana pesantren).
    • Penyitaan terhadap barang-barang yang dilarang oleh Pesantren
  1. Pelangaran Ringan ( disesuaikan dengan kebijakan pesantren ), seperti teguran lisan

penugasan, dan hukuman di tempat

 

Pelanggaran dan Sanksi

NO PELANGGARAN SANKSI
A Pelanggran ringan
1. Membuang sampah sembarangan Penugasan, disuruh melakukan operasi kebersihan
2. Rambut dan kuku

a.     Bagi santri akhwat yang rambutnya dipotong menyerupai  potongan rambut ikhwan

b.     Bagi santri ikhwan yang rambutnya dipotong qaza’

c.     Kuku panjang

 

a. Teguran lisan dan diwajibkan memakai kerudung di dalam maupun di luar kamar

 

b. teguran lisan dan dicukur gundul

 

c. teguran lisan dan kuku  langsung dipotong

3. Tidak sholat berjama’ah di mesjid Teguran lisan dan penugasan
4. Terlambat bangun tidur Teguran lisan dan penugasan
5. Terlambat mengikuti kegiatan wajib

santri (telat masuk sekolah, halaqah, ilqa mufradat, dan sebagainya)

Teguran lisan dan penugasan
6. Keluar dari kegiatan kesantrian tanpa udzur syar’i dan atau tidak mendapat  izin dari  yang berwenang Teguran lisan dan penugasan
7. Menyimpan uang lebih dari jumlah uang jajan yang  ditentukan Teguran lisan,dan uang diambil disita oleh ma’had dan digunakan untuk kegiatan santri PTDI
8. membawa barang-barang terlarang selain barang-barang elektronik Teguran Lisan, dan barang disita
9. santri ikhwan yang tidak memakai gamis putih pada waktu shalat berjamaah di masjid Teguran lisan dan penugasan
B Pelanggaran sedang
1. Dalam satu bulan  lebih dari 3 kali    melakukan pelanggaran ringan yang sejenis Akhwat; SP 1

Ikhwan; digundul

 

2. Terlambat kembali ke ma’had setelah perizinan keluar Akhwat: Tidak diizinkan keluar selama 2 bulan berturut-turut

 

Ikhwan: digundul

3. Keluar dari ma’had dengan area masih di masih dilingkungan pesantren di luar jadwal dan  tanpa seizin  Kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan Akhwat : SP 1

 

Ikhwan: Digundul

4. Mencorat-coret dinding, meja, dan

fasilitas pesantren lainnya

SP I dan dicat kembali
5. Memakai pakaian yang melanggar

tata tertib ma’had

SP II, pakaiannya disita ma’had
6.  Merusak   barang – barang  milik

pesantren/pesantren

SP II dan mengganti barang yang dirusak tersebut
7. Merusak barang orang lain SP II dan mengganti barang yang dirusak tersebut

 

8. Mambawa barang-barang elektronik, seperti laptop, VCD, walkman, dll SP III, dan barang tersebut disita dan dihancurkan
9. Menggunakan HP, Laptop, I-Pad dan sejenisnya milik orang   tua/teman/     guru/karyawan dan orang lain tanpa seizin Kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan  di dalam lingkungan  Ma’had SP II, barang disita dan dihancurkan
10. Menggunakan fasilitas internet dan medsos yang menyimpang dari syariat SP II
11.  Keluar dari ma’had dengan area   di luar lingkungan Ma’had di luar jadwal dan  tanpa seizin  Kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan SP III, dan tidak diperbolehkan keluar ma’had selama 2 bulan penuh (60 hari efektif hari belajar)
12. Pulang sebelum libur sekolah dan terlambat masuk sekolah setelah hari libur yang telah ditentukan pesantren dengan alasan syar’i dan mendapat izin dari Kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan Denda semen 10 sak/hari
C Pelanggaran berat
1. Berkelahi baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah SP III
2. Berbohong     atau      memberikan keterangan palsu SP III
3. Membuat dan membawa tulisan maupun gambar yang berunsur pornografi SP III
4. Pulang sebelum libur sekolah dan terlambat masuk sekolah setelah hari libur yang telah ditentukan pesantren tanpa alasan syar’i dan mendapat izin dari Kepala Pengasuhan/Kabid. Keasramaan Skorsing
5. Melakukan pelanggaran sedang dengan bobot  SP II sebanyak 2 (dua) kali Skorsing
6. Membully Skorsing
7. Berjudi Skorsing
8. Mencuri Skorsing
9. Pacaran atau berhubungan lawan jenis Skorsing
10. Memalsukan kwitansi / cap / raport/administrasi dan dokumen sekolah lainnya  

Skorsing

11.  Membawa,     menyimpan     atau mempergunakan      barang – barang  terlarang : rokok,  minuman beralkohol  dan obat-obatan terlarang Dikembalikan ke orang tua dan denda
12. Menghina, mengejek, dan menunjukan sikap yang tidak beradab terhadap guru atau karyawan Dikembalikan ke orang tua dan denda
13. Alpha 7 hari secara berturut-turut pada kegiatan ma’had sejenis Dikembalikan ke orang tua dan denda
14. Pacaran dengan sesama jenis Dikembalikan ke orang tua dan denda
15. lebih dari 1 kali skorsing Dikembalikan ke orang tua dan denda

 

Keterangan:

  1. Masa berlaku SP (Surat Peringatan)   
NO Jenis SP Masa Berlaku sejak dikeluarkan
1 SP I Selama menjadi santri PTDI
2 SP II
3 SP III

 

2. Berlaku akumulasi SP (Surat Peringatan)

SP yang berjalan Pelanggaran baru Dikeluarkan/SANKSI baru
SP I SP I SP II
SP I SP II SP III
SP II SP I SP III
SP I SP III Skorsing
SP II SP II Skorsing
SP III SP I Skorsing
SP II SP III Dikembalikan ke orang tua dan denda
SP III SP II Dikembalikan ke orang tua dan denda
SP III SP III Dikembalikan ke orang tua dan denda

3. Skorsing dilakukan selama 1 bulan terhitung sejak tanggal dikeluarkannya skorsing. Setelah skorsing  semua SP yang sedang berjalan dihapus.

4. Santri ikhwan yang mendapat sanksi SP II dan SP III dikenakan pula sanksi gundul

5. Santri yang dikeluarkan karena pelanggaran, tidak akan diberikan surat keterangan berkelakuan baik/tazkiyah dari pihak pesantren.

6. Santri yang dikeluarkan tidak diperkenankan untuk mendaftar kembali sebagai santri.

 

Pengurangan dan Penghapusan Surat Peringatan

  1. Santri dapat mengurangi atau menghapus status SP dan sanksi yang berjalan dengan menunjukkan prestasi akademik maupun non-akademik.
  1. Prestasi akademik maupun non akademik yang dimaskud diantaranya:
    • Peringkat 3 besar raport di kelasnya
    • Lulus 2 juz ujian tahfidz Qur an dengan nilai jayyid
    • Nilai ujian kompetensi di atas 90 sebanyak 5 kali
    • Juara 1-3 lomba yang diadakan oleh pihak luar ma’had
    • Juara 1 Lomba bersifat individu yang diadakan oleh ma’had
    • Menunjukkan perubahan akhlak yang baik
    • Melakukan salah satu bentuk ubudiyyah sunnah secara dawwam selama sebulan berturut-turut dengan dibuktikan oleh rekap ubudiyyah
  2. Satu Prestasi berlaku untuk mengurangi atau menghapus satu kali SP.

 

 

P E N U T U P

  1. Peraturan dan tata tertib ini mengikat seluruh santri
  2. Segala sesuatu yang belum atau tidak diatur dalam peraturan ini akan diatur dan disosialisasikan kemudian
  3. Peraturan dan tata tertib lainnya yang disahkan oleh pihak ma’had menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peraturan dan tata tertib ini
  4. Peraturan dan tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Tulis apa yang ingin Anda cari